Bogor - Ketua Umum Asosiasi Sosial Hak Asasi Manusia (AS-HAM), Juanda Hermawan, menyoroti kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang akan mengakibatkan dampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat, Sabtu (13 juni 2026).
Saat dihubungi melalui seluler Juanda mengatakan, seharusnya pemerintah mempertimbangkan kenaikan BBM tersebut secara matang karena akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat.
Dalam hal ini setiap Kenaikan BBM hendaknya dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi riil dan memberikan penjelasan terlebih dahulu , supaya masyarakat memahami dengan adanya kenaikan BBM tersebut.
"Apabila kenaikan harga tidak dapat dihindari, alangkah baiknya dilakukan secara bertahap, misalnya dalam beberapa tahap penyesuaian, dengan demikian, pemerintah dapat mengevaluasi dampak yang muncul terhadap daya beli masyarakat dan sektor ekonomi lainnya," katanya.
Dalam hal ini Juanda juga mengingatkan dengan adanya kenaikan harga BBM ini pemerintah harus bisa melihat terhadap efek tersebut , misalnya dari mulai biaya transportasi, distribusi barang, hingga harga kebutuhan pokok yang pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.