Surabaya – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret SWI dalam mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan, khususnya melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di wilayah Timur Indonesia.
Penandatanganan MoU berlangsung di ruang Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unitomo, Jalan Semolowaru Nomor 84, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).
MoU ditandatangani Ketua Umum DPP SWI Iskandar, S.Sos., dan Direktur LUKW Unitomo Dr. Drs. Harliantara, M.I.Kom. Prosesi tersebut disaksikan Sekretaris Jenderal SWI Herry Budiman, Sekretaris LUKW Dra. Zulaikha, M.Si., Bendahara LUKW Dra. Farida, M.Si., Kabid OKK DPP SWI Riki, Ketua DPW SWI Jawa Timur Hadi Martono, Wakil Ketua DPW Supono, S.H., serta Wakil Sekretaris DPW Arco Adi.
Ketua Umum DPP SWI Iskandar mengatakan, penandatanganan MoU tersebut menjadi bukti keseriusan organisasi dalam meningkatkan kompetensi para anggotanya."Alhamdulillah, MoU sudah dilaksanakan antara SWI dan Unitomo. Ini menunjukkan keseriusan DPP SWI dalam upaya meningkatkan kompetensi anggota SWI. Jadi saya harapkan anggota SWI menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan mengikuti UKW," ujar Iskandar.
Menurutnya, untuk teknis pendaftaran maupun pelaksanaan UKW, anggota SWI dapat berkoordinasi dengan Wakabid Diklat dan Peningkatan Profesi DPP SWI Johan serta Kabid OKK Riki.
Iskandar menjelaskan, pelaksanaan UKW tersebut menyasar wartawan SWI dari sejumlah provinsi di wilayah Indonesia bagian Timur hingga Jawa Timur.
"Target peserta UKW wilayah Timur mulai dari SWI Papua, Maluku Utara, Sulbar, Sulteng, Sulsel, Kaltim, Kalteng, Kalsel, Bali dan Jatim adalah 72 orang. Ini tanggung jawab Bidang Diklat dan OKK di bawah koordinasi Pak Sekjend," jelasnya.
Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret SWI dalam mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan, khususnya melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di wilayah Timur Indonesia.
Penandatanganan MoU berlangsung di ruang Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unitomo, Jalan Semolowaru Nomor 84, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).
MoU ditandatangani Ketua Umum DPP SWI Iskandar, S.Sos., dan Direktur LUKW Unitomo Dr. Drs. Harliantara, M.I.Kom. Prosesi tersebut disaksikan Sekretaris Jenderal SWI Herry Budiman, Sekretaris LUKW Dra. Zulaikha, M.Si., Bendahara LUKW Dra. Farida, M.Si., Kabid OKK DPP SWI Riki, Ketua DPW SWI Jawa Timur Hadi Martono, Wakil Ketua DPW Supono, S.H., serta Wakil Sekretaris DPW Arco Adi.
Ketua Umum DPP SWI Iskandar mengatakan, penandatanganan MoU tersebut menjadi bukti keseriusan organisasi dalam meningkatkan kompetensi para anggotanya."Alhamdulillah, MoU sudah dilaksanakan antara SWI dan Unitomo. Ini menunjukkan keseriusan DPP SWI dalam upaya meningkatkan kompetensi anggota SWI. Jadi saya harapkan anggota SWI menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan mengikuti UKW," ujar Iskandar.
Menurutnya, untuk teknis pendaftaran maupun pelaksanaan UKW, anggota SWI dapat berkoordinasi dengan Wakabid Diklat dan Peningkatan Profesi DPP SWI Johan serta Kabid OKK Riki.
Iskandar menjelaskan, pelaksanaan UKW tersebut menyasar wartawan SWI dari sejumlah provinsi di wilayah Indonesia bagian Timur hingga Jawa Timur.
"Target peserta UKW wilayah Timur mulai dari SWI Papua, Maluku Utara, Sulbar, Sulteng, Sulsel, Kaltim, Kalteng, Kalsel, Bali dan Jatim adalah 72 orang. Ini tanggung jawab Bidang Diklat dan OKK di bawah koordinasi Pak Sekjend," jelasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut kerja sama, SWI juga menyiapkan penyelenggaraan UKW di dua kota, yakni Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Surabaya, Jawa Timur.
Sementara itu, Direktur LUKW Unitomo Dr. Drs. Harliantara, M.I.Kom., berharap seluruh poin yang telah dituangkan dalam MoU dapat dijalankan oleh kedua pihak secara bertanggung jawab.
"Sebagai lembaga uji, kami siap melaksanakan UKW bersama SWI di mana pun. Semoga peserta UKW dari SWI bisa memenuhi target dan seluruh prosesnya berjalan lancar," kata Harliantara.
Ia menilai kerja sama tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk kepentingan organisasi, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih besar, yakni membekali wartawan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan profesinya secara profesional.
"Saya melihat tujuannya ini sangat baik. Untuk itu, kami LUKW Unitomo sangat mendukung pelaksanaan UKW SWI di seluruh wilayah Indonesia," ungkapnya.
Harliantara menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan dunia jurnalistik dan persaingan global yang semakin ketat.
Karena itu, menurutnya, langkah SWI menggandeng LUKW Unitomo untuk menyelenggarakan UKW merupakan keputusan yang tepat.
"Ya, kita berharap pelaksanaannya bisa dilakukan secepatnya di tahun ini. UKW ini bukan untuk organisasi saja, tetapi sangat baik juga dampaknya bagi wartawan itu sendiri," pungkasnya.
Usai prosesi penandatanganan MoU, Ketua Umum DPP SWI Iskandar menerima buku ajar Public Speaking karya Dr. Drs. Harliantara, M.I.Kom., sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. (Abet)
