Naik Status Jadi Polresta, Tuban Diguncang Mutasi Besar-besaran
Print Friendly and PDF

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Naik Status Jadi Polresta, Tuban Diguncang Mutasi Besar-besaran

Minggu, 02 Agustus 2026,

Tuban - Perubahan status Polres Tuban menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) mulai diikuti dengan perombakan struktur organisasi. Sejumlah jabatan strategis di jajaran kepolisian Tuban berganti sebagai bagian dari penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Jawa Timur tertanggal 31 Juli 2026. Di antaranya melalui ST/875/VII/KEP./2026 dan ST/876/VII/KEP./2026 yang mengatur pergeseran sejumlah perwira menengah maupun perwira pertama di jajaran Polda Jatim.

Perubahan ini bukan sekadar rotasi rutin. Pergantian sejumlah pejabat utama hingga kepala satuan menjadi bagian dari konsekuensi perubahan tipe organisasi Polres Tuban menjadi Polresta.

Di jajaran Pejabat Utama (PJU), posisi Kabagops kini dipercayakan kepada Kompol Sujono. Sebelumnya, ia menjabat Kabagops Polres Bojonegoro. Sujono menggantikan Kompol Muhammad Fakih yang bergeser menjadi Kasatbinmas Polresta Tuban.

Pada bidang perencanaan, Kompol Budi Friyanto dipercaya menjabat Kabagren Polresta Tuban. Sedangkan jabatan Kabaglog ditempati Kompol Chakim Amrullah, mantan Kapolsek Babat.

Chakim menggantikan Kompol Musa Bakhtiar Ardhani yang mendapat promosi ke Polrestabes Surabaya. Sementara jabatan Kabag SDM tetap diemban Kompol Rukimin.

Pergantian juga terjadi pada posisi Wakapolres. Kompol Supiyan yang sebelumnya menjadi Wakapolres Tuban mendapat promosi ke Polda Jawa Timur sebagai Kasikorwaspolsus Subditbin Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Jatim.

Wajah Baru di Sejumlah Satuan

Restrukturisasi semakin terlihat pada tingkat kepala satuan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), misalnya, kini dipimpin AKP Arya Widjaya sebagai PS Kasat Reskrim Polresta Tuban.

Arya sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Gresik. Ia menggantikan AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam yang berpindah tugas menjadi Kasat Reskrim Polres Mojokerto.

Di Satuan Lalu Lintas, tongkat komando beralih kepada Kompol Elang Prasetyo. Sebelumnya, Elang menjabat Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim.

Ia menggantikan AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie yang kini dipercaya sebagai Kasat Lantas Polres Gresik.

Sementara itu, AKP Hendro Utaryo mendapat tugas baru sebagai Kasatresnarkoba Polresta Tuban menggantikan AKP Harjo yang bergeser menjadi Kasatresnarkoba Polres Bojonegoro.

Jajaran Intelkam juga mengalami perubahan. AKP Nurul Hidayat dipercaya sebagai PS Kasat Intelkam Polresta Tuban. Sedangkan posisi PS Kasat Samapta diisi AKP Asik Samsul Hadi.

Perubahan turut menyentuh Satuan Polairud. Kompol Poerlaksono, yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, kini dipercaya memimpin Satpolairud Polresta Tuban menggantikan AKP Dean Tommy Rimbawan.

Beban Tugas Meningkat

Perubahan struktur tersebut menegaskan bahwa kenaikan status menjadi Polresta membawa konsekuensi terhadap tata kelola organisasi dan kebutuhan penguatan personel.

Dengan perubahan tipe organisasi, Polresta Tuban dihadapkan pada tuntutan untuk meningkatkan kapasitas operasional, khususnya dalam menghadapi persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.

Pergantian sejumlah pejabat strategis diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur dan nomenklatur. Publik tentu menunggu pembuktian melalui peningkatan kinerja di lapangan.

Mulai dari penegakan hukum, pengawasan keamanan, penanganan gangguan kamtibmas, hingga pelayanan kepada masyarakat menjadi indikator penting untuk mengukur efektivitas struktur baru tersebut.

Kenaikan status Polresta pada akhirnya bukan hanya soal bertambahnya jabatan atau perubahan pangkat. Lebih dari itu, perubahan tersebut harus mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih cepat, profesional, transparan, dan responsif bagi masyarakat Tuban.

TerPopuler