Kebakaran Kilang Diduga Ilegal di Kedewan Soroti Dugaan Pekerja BUMD Bojonegoro Meninggal Dunia
Print Friendly and PDF

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Kebakaran Kilang Diduga Ilegal di Kedewan Soroti Dugaan Pekerja BUMD Bojonegoro Meninggal Dunia

الجمعة، 17 يوليو 2026,
Kabupaten Bojonegoro — Kebakaran yang terjadi di tempat penyulingan atau refinery minyak mentah yang diduga ilegal di Desa Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Minggu (12/7/2026), menjadi sorotan publik. Dalam peristiwa tersebut, seorang korban bernama Srininto dilaporkan meninggal dunia. Belakangan, muncul dugaan bahwa Srininto juga merupakan pekerja di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Informasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai status pekerjaan korban dan dugaan adanya pekerjaan ganda. Publik juga mempertanyakan apakah terdapat pengawasan dari pihak terkait terhadap aktivitas korban di lokasi penyulingan minyak yang terbakar tersebut. Kilang yang terbakar itu diduga mengolah minyak mentah yang semestinya dikirim ke Pertamina, namun kemudian diproses sendiri menjadi minyak solar untuk selanjutnya diperjualbelikan secara ilegal. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian dari aparat penegak hukum serta instansi berwenang. Sejumlah pihak kemudian menyoroti dugaan kemungkinan adanya pembiaran apabila benar korban tercatat sebagai pekerja PT BBS sekaligus bekerja di lokasi penyulingan minyak yang diduga ilegal. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang menyatakan adanya pembiaran maupun keterlibatan PT BBS dalam aktivitas pengolahan minyak ilegal tersebut. Perwakilan PT BBS, Lilik Budi Witoyo, saat dikonfirmasi oleh redaksi pada Jumat (17/7/2026), belum memberikan penjelasan mengenai status Srininto maupun dugaan aktivitas pekerjaan gandanya. “Belum ada update data dari lapangan, Mas,” ujar Lilik Budi Witoyo. Sementara itu, sejumlah pertanyaan terkait status kepegawaian korban, hubungan korban dengan PT BBS, serta dugaan aktivitas penyulingan minyak ilegal tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran, status hukum lokasi, serta dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu diharapkan dapat diungkap melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh aparat berwenang.

TerPopuler